Kamis, 09 Februari 2017

Notes on Marketing Class

Ayu Septi Indriani
Graduate Student of Master Program in Management
Graduate School of Business (www.mb.ipb.ac.id)
Bogor Agriculture University (www.ipb.ac.id)


MARKETING CLASS

Lecturer
Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc. (www.ujansumarwan.blog.mb.ipb.ac.id, www.sumarwan.staff.ipb.ac.id, sumarwan@mb.ipb.ac.id)
Dr. Ir. Hartoyo, M.Sc.
Dr. Ir. Dodik Nur Rachmat, M.Sc.F.
Dr. Kirbandoko, M.S.M.
Dr. Ir. Mukhammad Najib, M.M.

First Lecture
300 Kata tentang Kuliah Pertama Manajemen Pemasaran


Hasil gambar untuk marketing pemasaranPertemuan perdana bimbingan Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc. mata kuliah marketing pemasaran yang diadakan tanggal 6 Februari 2017 Pukul 19.00 WIB di Ruang Dahlia Gedung A SB-IPB membahas Konsep Pemasaran dan Strategi Bersaing. Sore harinya terinformasi dari group angkatan E63 bahwa ada pre-test sebelum dimulainya perkuliahan. Ini merupakan pengalaman pertama saya dalam mempelajari ilmu manajemen pemasaran. Karena basic saya sebelumnya kuliah di jurusan teknik pertanian unsoed, sehingga butuh lebih banyak effort untuk dapat memahami dan menguasai ilmu pemasaran. Kesan pertama saya melihat Prof Ujang menyampaikan materi sangat menyenangkan dan penuh canda tawa. Beliau benar-benar merangkul seluruh mahasiswa agar ikut berpartipasi aktif dalam perkuliahannya. Setiap mahasiswa harus selalu siap untuk ditanya apapun yang berkaitan dengan pemasaran. Cara penyampaian Beliau dalam memberi arahan materi perkuliahan sangat menyenangkan karena menggunakan bahasa yang mudah dimengerti dan memberikan contoh gambaran beberapa aplikasi dalam kehidupan sehari-hari terkait materi yang diajarkan.


Kegiatan pemasaran dapat diamati dan dilihat pada kejadian sehari-hari dalam kehidupan kita. Kegiatan pemasaran meliputi usaha-usaha untuk merancang suatu produk, merealisasikan, mempromosikan, dan meyampaikan barang atau jasa tersebut kepada konsumen atau perusahaan yang memerlukan.  Seorang pemasar bertanggung jawab atas pengendalian permintaan serta berusaha mempengaruhi tingkat dan waktu terjadinya permintaan. 
Ada teori yang cukup menarik bagi saya pada saat Prof Ujang menjelaskan bahwa tindakan atau keputusan yang diambil oleh pemasar dalam menggarap pasar target ditentukan oleh orientasi atau asumsi terhadap oasar atau konsumen. Terdapat tujuh konsep yang dapat dipilih organisasi atau perusahaan untuk melaksanakan kegiatan pemasaran. Orientasi perusahaan terhadap pasar tersebut dapat dibedakan antara beberapa konsep, diantaranya sebagai berikut:

- Konsep produksi memiliki asumsi bahwa konsumen akan lebih memilih barang yang didistribusikan secara meluas dan dijual dengan harga yang murah.
- Konsep produk menganggap bahwa konsumen lebih memilih tawaranoasar berupa produk-produk berkualitas tinggi, kinerja baik dan fitur-fitur inovatif.
- Konsep penjualan menganggap jika konsumen dibiarkan saja tidak dipengaruhi, maka tidak akan membeli produk perusahaan.
- Konsep pemasaran memiliki asumsi bahwa kunci untuk mencapai sasaran perusahaan harus lebih efektiif darpada daripada para pesaing dalam menciptakan, menyampaikan dan mengkomunikasikan nilai superior bagi pelanggan kepada pasar target yang dipilih.
- Konsep pelanggan cenderung memilih-milih tawaran, layanan, dan pesan kepada pelanggan individual.
- Konsep pemasaran Sosial menganggap bahwa tugas perusahaan adalah menentukan kebutuhan, keinginan dan selera pasar target dan memenuhi kepuasan pelanggan secara lebih efisien dan efektif darpada para pesaing dengan cara-cara yang mempertahankan dan meningkatkan kesejahteraan konsumendan masyarakat umum.
- Konsep pemasaran holistic adalah filosofi bisnis berkelanjutan dimana mencakup pemasraan terpadu, pemasaran internal, tanggung jawab social dan hubungan pelanggan.


Semua orang pada dasarnya pernah melakukan kegiatan pemasaran atau paling tidak melakukan sebagian dari kegiatan pemasaran. Kegiatan itu sebenarnya upaya menyampaikan pesan atau keinginan kepada orang lain dan berusaha agar pesan atau keinginan tersebut tercapai. Perusahaan yang menghasilkan produk atau jasa juga berusaha agar keinginan tercapai, yaitu produk atau jasa yang dihasilkan diterima konsumen dan konsumen bersedia membeli secara berulang. 

Setelah mempelajari mata kuliah ini, saya jadi tertarik untuk nantinya mengambil bahan thesis membahas manajemen pemasaran ini. Disamping Bapak dosen yang sangat ceria dan bersemangat menyampaikan materi, saya harap dengan nantinya mempelajari lebih dalam lagi mata kuliah ini, saya bisa lebih mengembangkan usaha online shop saya dikedepannya. Aamiin :D



Text Book
Ujang Sumarwan (editor). 2015. Pemasaran Strategic: Perspektif Perlilaku Konsumen dan Marketing Plan. IPB Press.

Silahkan download e-book:
2015 01 BUKU Pemasaran Strategik Perspektif Perilaku Konsumen dan Marketing Plan
 
 

Sumarwan Ujang; Agus Djunaedi; Aviliani; H.C Royke; Jusuf Agus Sayono; Rico R Budidarmo; Sofyan Rambe. (Strategic Marketing: Strategy for Corporate Growth and Share Holder Value).-Pemasaran Strategik: Strategi Untuk Pertumbuhan Perusahaan dalam Penciptaan Nilai bagi Pemegang Saham . Published byInti Prima, Februari 2009, ISBN 979-450-451-3  Please dowload link below for book preview:

Silahkan download e-book:


Sumarwan, U., Achmad Fachrodji., Adman Nursal., Arissetyanto Nugroho., Erry Ricardo Nurzal., Ign Anung Setiadi., Suharyono., Zeffry Alamsyah. 1st Printing. 2011. Marketing Strategic: Value Based Marketing and Marketing Metrics. Pemasaran Strategik: Persfektif Value-Based Marketing dan Pengukuran Kinerja. Bogor, IPB Press.

Silahkan download e-book:


SINOPSIS
Pemasaran strategik menguraikan bagaimana sebuah perusahaan harus memahami konsumen, sehingga dapat menyusun strategi pemasarannya untuk mencapai tujuan-tujuan perusahaan guna meningkatkan kinerja perusahaan dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.Pemasaran adalah memahami berbagai kebutuhan para pelanggan dan mengembangkan sebuah proposisi untuk menawarkan nilai yang superior. Melalui penyediaan nilai pelanggan yang lebih tinggi maka manajemen dapat memberikan dan menghasilkan nilai yang lebih tinggi pula kepada para pemegang saham. Nilai suatu merek dagang terbentuk dari kepercayaan para pelanggan terhadap merek dagang perusahaan. Kepercayaan ini membentuk relasi antara merek dan pelanggan yang mendorong preferensi, loyalitas merek, dan keinginan untuk mempertimbangkan produk dan jasa baru yang ditawarkan perusahaan di masa depan dengan merek tersebut. Buku ini juga menguraikan bagaimana langkah-langkah untuk membangun ekuitas merek serta menjelaskan beberapa metode untuk mengukur ekuitas merek.


Best Regards,
indri 

0 komentar:

Posting Komentar